Mengapa Gigi Ngilu Saat Minum Air Putih dan Berkumur

Mengapa Gigi Ngilu Saat Minum Air Putih dan Berkumur? Gigi ngilu Bisa terjadi karena gigi terkena air panas maupun dingin. Gigi pulpitis yakni kondisi gigi waktu ruang pulpa-nya (tempat saraf dan pembuluh darah) sedang peradangan. Pulpitis sering disebabkan kuman yang asalnya dari karies (gigi bolong atau berlubang), meskipun demikian bisa juga disebabkan faktor fisis dan kimia.

Kasus Pulpitis mengakibatkan sensitivitas penderitanya akan meningkat karena terjadinya rangsangan, baik rangsangan panas ataupun dingin. Bila keadaan ini semakin parah, akhirnya giginya akan terasa ngilu dan sakit hebat, disertai pula dengan keluhan rasa sakit secara spontan (muncul tanpa penyebab/alasan yang jelas). Nah, rasa sakit dapat juga muncul tiba-tiba terutama pada saat malam hari tidak ada aktivitas.
Credit to Shutterstock

Mengapa Gigi Ngilu Saat Minum Air Putih dan Berkumur

Mari kita lanjutkan pembahasan gigi ngilu. Pulpitis ini digolongkan 2 macam, yakni:

1. Pulpitis Reversibel

Kondisi gigi saat ruang pulpanya meradang dan merespons aktif pada iritan. Gejala umum yang dirasakan penderita adalah tingkat sensitivitas meningkat dikarenakan rangsangan, apalagi panas, dingin, rasa manis, dan juga sentuhan. Untuk pulpitis reversibel, sebenarnya ruang pulpa ini masih bisa diselamatkan yakni ketika iritan dihilangkan caranya dengan menghilangkan karies serta menutupnya pakai tambalan yang bisa untuk merangsang pembentukan mineral yang baru buat lapisan dentin gigi. Jadi, diharapkan ruang pulpa bisa kembali normal dan sehat.

2. Pulpitis Ireversibel

Kondisi gigi yang ruang pulpanya meradang, serta sudah permanen kerusakannya. Gejalanya dalah sakit secara terus-menerus, ngilu akibat rangsangan hawa panas dan juga dingin, dan juga rasa sakit secara spontan/mendadak. Nah, kondisi pulpitis ireversibel, maka ruang pulpa tidak mungkin dapat diselamatkan dikarenakan mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Jadi, perawatan yang diperlukan yakni perawatan disaluran akar, yakni ruang pulpa dan juga saluran akar dibersihkan ( dengan diambil saraf dam pembuluh darahnya yang sudah terinfeksi), lantas diisi pakai bahan khusus pengisi saluran akar ( gutaperca), selanjutnya dilakukan penutupan pakai tambalan yang cocok/sesuai kondisi gigi penderita.

Penjelasan sederhana mengenai gigi pulpitis yaitu pada saat gigi mulai berlubang tapi didiamkan untuk waktu lama. Hal ini akan mengakibatkan bakteri terus bermetabolisme dan menghasilkan asam serta akan merusak mineral-mineral yang ada pada lapisan gigi lebih dalam. Ketika bakteri sudah berhasil menembus ke ruang gigi terdalam yang berisi saraf dan pembuluh darah "ruang pulpa", akibatnya racun (toksin) yang dihasilkan oleh bakteri tersebut mengkontaminasi saraf dan pembuluh darah gigi. Pada tahap ini penderita gigi ngilu biasanya akan merasakan sakit gigi yang tak tertahankan.

Bila ruang pulpa terinfeksi, tapi pasien tidaklah segera melakukan perawatan kepada Dokter Gigi (hanyalah didiamkan), maka yang terjadi selanjutnya yakni rasa sakit sangat hebat yang sebelumnya telah dirasakan penderita tersebut berangsur-angsur menghilang. Namun, ini bukanlah menandakan sembuh tapi justru ada kemungkinan penyakit di giginya tadi bertambah semakin parah. Karena gigi tersebut telah mengalami kematian saraf atau Nekrosis pulpa dan racun bakteri bisa berlanjut menjalar sampai melewati bagian ujung akar gigi kejaringan pendukung gigi. Jadi, bisa menimbulkan pembengkakan di ujung akar gigi, yakni abses periapeks. Kalu didiamkan lagi untuk waktu lama, Berikutnya mungkin berlanjut jadi kista diujung akar gigi atau dikenal dengan istilah medis kista periapeks.

Jika anda kini sudah berada pada tahapan pulpitis ireversibel, yakni ditandai rasa sakit ngilu spontan secara terus-menerus, tapi belum mengalami peradangan jaringan pendukung gigi serta belum muncul kelainan di ujung akar giginya, jadi pada saat mengunyah makanan tidak akan terasa sakit.

Baca juga:
Penyebab Bau Mulut Selain Gigi Berlubang?

Sebaiknya bila mengalami ciri gejala seperti diatas, segeralah mengujungi klinik Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi untuk mendapatkan perawatan medis pada bagian saluran akar gigi. Sehingga rasa sakit ngilunya bisa teratasi dan juga infeksinya tidak berlanjut lebih parah ke jaringan pendukung gigi. Mungkin perawatan ini tidak dapat selesai hanya dalam satu atau dua kali kunjungan, karena dokter gigi perlu melakukan pembersihan saluran akar hingga sempurna. Selain itu, kondisi saluran akar harus steril untuk mendukung proses penyembuhannya. Konsultasikan masalah gigi ngilu anda pada dokter gigi sehingga anda mengetahui wawasan pada permasalahn gigi ngilu yang anda derita.

Demikian jawaban untuk pertanyaan Mengapa Gigi Ngilu Saat Minum Air Putih dan Berkumur. Semoga bermanfaat bagi pembaca. (kesehatan Gigi dan Mulut)

Artikel Sakit Gigi Gusi Lainnya :

Copyright © 2015-2018 Sakit Gigi Gusi